Mengapa perusahaan MLM perlu mempunyai APLI?

APLI merupakan singkatan dari Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia. APLI ini merupakan asosiasi resmi yang menaungi semua perusahaan yang bergerak di bidang usaha penjualan langsung di Indonesia. Karena perusahaan MLM bergerak di bidang yang sama maka setiap perusahaan MLM yang baik seharusnya terdaftar dalam asosiasi ini meski sifat pendaftarannya tidak wajib.

APLI ini akan menjadi badan pengawas perusahaan-perusahaan yang berada di bawah naungannya. Jadi APLI bisa mengetahui apakah perusahaan MLM tertentu melakukan praktik money game atau tidak. Perusahaan MLM yang terdaftar di APLI mengindikasikan bahwa perusahaan itu menjalankan bisnis legal. Buktinya perusahaan berani diawasi setiap pergerakan bisnisnya oleh APLI. Perusahaan MLM yang memang niat menipu atau menjalankan money game tidak akan berani mengajukan diri sebagai member APLI karena takut setiap langkah penipuannya bakal diketahui dan dihentikan oleh APLI.

Beberapa waktu lalu kita sempat mendengar berita mengenai Penipuan Qnet yang mengakibatkan munculnya persepsi buruk mengenai bisnis MLM Qnet Indonesia. Perlu diketahui lebih lanjut dan faktual bahwa yang menjadi berita buruk bukanlah perusahaan Qnet itu sendiri, melainkan ada segelintir orang yang menjadi oknum melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan etika bisnis sehingga menyebabkan muncul nya persepsi Qnet Penipuan.

Perhatikan sistem kerja bisnis

Perusahaan MLM yang mempraktikan sistem money game memiliki ciri-ciri khusus seperti:

  • Menjanjikan profit yang fantastis hanya dalam waktu singkat.
  • Setiap member ditekankan untuk mengutamakan mencari member baru dibandingkan menjual produk MLM pada konsumen.
  • Member dijanjikan bonus besar namun bonus ini hanya diberikan ketika member berhasil merekrut member baru dan bukan dari hasil penjualan produk.
  • Produk yang dipasarkan hanya bersifat sampingan saja karena perusahaan lebih mementingkan perekrutan. Akibatnya kualitas produk tidak diperhatikan tapi harga yang ditentukan sangat mahal.
  • Semakin lama bonus yang dijanjikan tidak kunjung diberikan meski member lama selalu digenjot untuk terus merekrut member baru. Biaya pendaftaran pun semakin lama semakin dinaikkan.

Kesimpulannya adalah hindari bisnis MLM yang tidak bisa menunjukkan bukti memiliki SIUPL. Perusahaan MLM legal pasti memiliki SIUPL dan SIUP. Menjadi anggota APLI bukanlah persyaratan mutlak tapi jika perusahaan MLM benar menjadi anggota APLI maka perusahaan itu terjamin aman, resmi, dan legal. Jangan lupa perhatikan bagaimana cara kerja bisnisnya. Jika Anda mengikuti semua ketiga cara di atas maka Anda akan berhasil menemukan bisnis MLM legal.

Jika Anda sudah yakin bahwa perusahaan MLM yang Anda gabung merupakan perusahaan MLM Legal dengan pondasi yang benar dan keuangan yang memadai, maka Anda sudah berada di langkah pertama yang benar untuk menuju kesuksesan. Jadi kaya dan top merupakan bonus yang siap Anda peroleh jika Anda tekun untuk menjalankan bisnis MLM ini dengan giat. Perlu diingat bahwa MLM merupakan sebuah bisnis yang perlu Anda bina dan kembangkan. Layaknya semua bisnis, pasti ada pasang-surut serta masalah yang akan muncul. Tugas Andalah sebagai pemilik perusahaan untuk bisa menyelesaikan dan mengatasi semua masalah yang muncul agar bisnis Anda bisa berkembang besar dan berkesinambungan.